Tottenham Hotspur cakap bersaing di empat besar Liga Inggris

Tanpa pemain baru, Tottenham Hotspur cakap bersaing di empat besar Liga Inggris dan mencapai final Liga Champions. Tottenham menatap sebuah musim yang ajaib.

Tottenham melawat ke markas Ajax dengan defisit gol berakhir kalah 0-1 di semifinal leg I. Bertandang ke Stadion Johan Cruyff, Kamis (9/5/2019) dinihari WIB, Spurs ketinggalan dua gol di babak pertama sesudah gawangnya dijebol Matthijs de Ligt dan Hakim Ziyech.

Pasca restart Tottenham bangkit sesudah Lucas Moura mencetak dua gol dalam waktu lima menit untuk menyeimbangkan agregat. Tottenham melengkapi penampilan sensasionalnya sesudah Moura menggetarkan gawang Ajax di akhir injury time untuk menang 3-2, sekalian lolos dengan keunggulan produktivitas gol tandang.

Tidak bisa diabaikan bahwa sukses Tottenham ini di luar dugaan. Pasalnya the Lilywhites tak merekrut pemain baru di dua jendela transfer, bahkan kehilangan bombernya Harry Kane sejak awal bulan lalu.

Tottenham juga hampir pasti mengamankan posisi empat besar di Liga Inggris. Meskipun sempat menderita tujuh kekalahan dari 11 pertandingan terakhirnya, Spurs duduk manis di posisi empat klasemen dengan keunggulan tiga skor dari rival terdekatnya Arsenal ketika persaingan tinggal menyisakan satu pertandingan plus superior dalam selisih gol.

Saya pikir ini yakni salah satu malam lebih-lebih dalam hidup aku. Bagaimana pertandingannya berakhir, segala hal yang sudah terjadi, di babak pertama, bagaimana kami berencana untuk bermain, bagaimana rencananya gagal sesudah tiga menit ketika kami kemasukan gol, dan aku pikir segalanya menakjubkan, kata manajer Tottenham Mauricio Pochettino berakhir pertandingan di FourFourTwo.

Hal lebih-lebih yang ingin aku katakan yakni selamat untuk para pemain aku. Bagi aku mereka yakni pahlawan, aku pikir mereka kini yakni para pahlawan super. Bisa mengantarkan klub ke final Liga Champions, aku pikir ini nyaris seperti sebuah keajaiban, cetus dia.

Tidak ada yang percaya dengan kami dari awal musim ini. Kami hampir mencapai empat besar dan punya kesempatan di Madrid untuk bermain di final melawan Liverpool, lanjut manajer kebangsaan Argentina itu.